@ddeaiy

Monday, January 23, 2012

Dieng , dalam buruan dua Matahari

well, setelah sekian bulan dari perjalanan kami ber empat aku, Enricko , Yogo dan Wilis ke Dieng akhirnya aku putuskan untuk mempostingkan di blogku ini. Entah sudah kadaluarsa atau belom setidaknya masih teringat jelas keindahan Dieng.. oh Dieng.. the only place we can see the goldsun and silversun :D
Dimulai dengan kebosan yang memperjenuh suasana Semarang, pagi itu Masiko, panggilan kesayangan Enricko mengajakku ke Dieng, yeaah sebenarnya sekian lama sudah ku ingin berwisata di Dieng. Katanya sih Yogo yang ngajakin, siapapun yang ngajakin yang jelas aku seneng wakakak
Pagi itu, Kamis10 November 2011 kegilaan dimuali berawal dari SMS dari HP Masiko, yang katanya sekali lagi Yogo mengajak jalan-jalan. Entah mungkin sebenarnya mereka mungkin ingin jalan-jalan berdua (maho). Antara iya dan tidak karena tanggal 13 saya UAS, tapi ya sudahlah kapan lagi ke Dieng.
Seperti biasa saya selalu tidak tepat waktu janji sih jam 1 siang kita berangkat, akunya belom apa-apa. Ya salah siapa ngajak pergi kok gak direncanain :p . Akhirnya dengan segala kekuatan yang ada aku pun membenahi perlengkapan tempur, dan seperti biasa pasti ada yang tertinggal wkwkwkwkw. Pukul 16.00 berangkatlah kita menuju Dieng, kali ini kami melalui jalur Wonosobo, entah jalannya dari mana kemana ya taulah aku tidak bisa menghafal jalan dengan cepet (nasib). Diperjalanan paling suka waktu melewati Wonosobo, cantik sekali kotanya udaranya sejuk, ih pengen punya rumah disana hehehe . Perjalanan pun semakin seram ketika memasuki petang dan malam, kami pun memutuskan untuk makan dahulu di dekat alun-alun Wonosobo, aku kira sudah dekat ternyata masih jauh kira-kira 1-2 jam lagi (shock). Makanlah kita di Warung peyet (sayang gak sempet poto) yang jualan orang Wonosobo dan ngapakers, ngakak aku disana lebih ngapak dari orang Dukuhturi, Tegal wkwkwkwkwk. Setelah perut kenyang dan cacing pung tidur tenang, kami melanjutkan perjalanan, kemudian berhenti lagi di sebuah Masjid dan sekali lagi saya lupa namanya (sad). Sampai di Dieng kira-kira pukul 8 malam atau 9 malam, yang jelas udara dingin sekali, dan kami pun mulai mencari penginapan, muter-muter dapat harga 70.000, aduh lupa lagi namanya apa yang jelas dekat pertigaan Dieng, lumayan dapat teh anget hehehe

Besoknya kami bangun kesiangan dan tidak melihat sunrise (ngosek), sayang banget huhuhuu. Pagi itu kami mencari makan, dan ketemunya mie godog, yasudahlah marii makan :) . Setelah itu perjalan awal kami mulai
menuju komplek Candi Arjuna, banyak candi disini dan saya suka ^^  Dari candi Gatot kaca, candi Arjuna, Candi apa lagi lupaa hahaa.


Selesai berkunjung ke candi, kami melihat museum purbakala di depan candi Gatotkaca, ya Museum Kaliasa kemudian kami kesitu, awalnya sih pengen masuk, tapi pas lihat harga masuk nggak jadi deh, lain kali wkwkwkwwk. maklum bawa duit pas :p. Di depan museum kita akan di sambut oleh kupu-kupu yang berterbangan di antara bunga-bunga, hihihihii. Alhasil hanay melihat peta wisata dan bermain dengan kupu-kupu hahaha




Lanjut ke Telaga warna yeah telaga yang terkenal di Dieng, yang katanya berwarna-warni. Tiketnya murah cuma Rp.5000,- dan parkir Rp.1000,- kalau nggak salah soalnya yang bayar si Bos :p.
"Horeeeee!!! Telaga Warna, akhirnya" kenarsisan pun di mulai berpoto gaya model gagal kontrak dan ala preweding dadakan ya secara kita ber empat kan berpasangan aku sama Wilis dan Masiko sama Yogo #loh #eh :o
Emang bener banget telaganya cantik, sayang pas itu tidak begitu terlihat warnanya, entah mungkin karena musim hujan. Tapi saya puas dengan bau belerangnya, hehehe. Di komplek telaga warna, terdapat telaga pangilon juga. Entah kenapa dinamakan pangilon, mungkin bisa buat berkaca xixixixi. Tapi sayangnya aku nggak diajakin kesana huaahuaa, kami malah asyik di pulau kecil yang terletak diantara telaga warna dan telaga pangilon, ya kami berada di Pertapaan Mandalasari. Ditempat yang suasana mistisnya masih sangat terasa ini terdapat 3 buah Gua yaitu Gua Semar, Gua Sumur dan Gua Jaran. Gua Semar adalah tempat yang sering digunakan orang-orang untuk melakukan meditasi.. Sedangkan di dalam Gua Sumur terdapat Mata Air suci yang oleh para pemeluk agama Hindu disebut "Tirta Perwitasari ", di lokasi inilah umat Hindu dari Bali sering mengadakan upacara ritual yang disebut Muspe/Mabakti atau Medhak Tirta.Tapi pas kami kesana pintu goa tertutup, hanya bisa mengabadikan momen di luar goa.

 


Kemudian sebelum melanjutkan perjalanan kami makan dahulu, ya lah ya susanan kan tidak membuat perut kenyang, dan para lelaki Jum'atan di Masjid Dieng, dekat pertigaan juga sih, dan sampingnya ada tempat makan, lupa namanya menunya Chicken Crispy, lumayanlah mengganjal perut yang lapar.


 Dilanjutkan menuju pemandian air panas, ya si Yogo ribut mulu minta mandi air panas :hadeh . Secara kami seharian tidak mandi, keluar keringat pun tidak benar-benar dingin. Diperjalanan kami menemukan telaga Merdada, kecil telaganya seperti tambak kalau saya pikir ya, disitu kami makan mangga apel yang dibawa Wilis, kalau aku nggak bawa bekal ya, kan tadi udah dibilang dadakan... hahahaha :ngeles. Indah banget pokoknya sampai pengen punya rumah disitu hehee, sempet-sempetnya kita tiduran dipadang rumput di atas telaga, ya ngantuk sih mau gimana lagi semalaman nggak bisa bobo, secara dingin banget asli, tapi kenapa bangunnya siang ya .. hahahah alasan aja.



Dan akhirnya sekitar pukul 15.00 perjalanan kami lanjutkan mencari pemandian air panas, cukup lamajuga, dari beberapa pemandian yang ada, akhirnya kami meutuskan untuk berkunjung kepandian dibalik pemukiman warga atas rekomen Bapak yang kami temui di jalan, dan kami tidak sempat menanyakan nama beliau hehee. Perjalanan belum selesai, aku pikir setelah mearkirkan motor dekat rumah warga hanya membutuhkan jarak sedikit untuk mencapai pemandian itu, tapi aku salah itu belom seberapa setelah melalui jalan berliku antar tebing, kali ini harus berjalan kaki menurun. Sampai juga akhirnya ditempat tujuan, sungguh alam ini begitu indah, pemandian yang berasal dari lereng itu cukup ramai oleh warga, dibagi menjadi dua kolam, mungkin maksudnya untuk pria dan wanita. Tapi disana tidak ada tempat untuk ganti. Hanya ada Musola kecil di atas. Ya sebagian besar warga yang ditemui memakai jilbab, meskipun dahulu dieng adalah pusat agama Hindu. Awalnya malas juga untuk mandi, tapi sayang kalu disia-siain akhirnya dengan jurus PeDe, mandilah kita disana... Horeee!!!!
Puas sudah dengan perjalanan hari itu, karena waktu yang sudah mulai petang, bersiaplah kami untuk kembali ke asal kita, dimana kejenuhan dan kebosanan hiruk pikuk kota Semarang ... fiiuuuhh. Kali ini Masiko sungguh sok tahu huhuu kami melewati jalan yang sangat menakutkan, terjal dan berbatu, kami berbalik arah kembali dengan melewati arah Pantura, kesel sih jalannya itu loh mengerikan, pokoknya jangan lewat situ, jalannya tidak layak untuk kendaran bermotor, akhirnya samapi juga kami di alun-alun Batang dan akhirnya makaaaannnnn, lapar juga menahan rasa takut tadi melewati jalan berliku. Belom selesai sampai sini perjalanan balik ke Semarang, kali ini bukan jalan berbatu lagi, beraspal tapi tapi ketemu truck gede-gede ... sama saja mengerikaaaannnn ya benar karena kami melewati jalur pantura. Sampai di Semarang dengan selamat, Alhamdulillah...  Dan itu membutuhkan waktu 1 jam lebih lama daripada berangkatnya. 

Sekian dulu ceritanya, sudah ngantuk karena tadi pagi habis beres-beres kamar :curhat

Wasalam ^^


 Thankyu, darling Enricko :* beautiful holiday ^^ I Love You :)

6 write down:

Anonymous said...

bagus ya , jadi pengen kesana ....

Enricko said...

untung cuacanya cerah waktu itu ya ygs...

hehe..


ayo kapan kesana lagi?

Laila Rahmawati's Blog said...

ya banyak yang belom disinggahi loh, dana nya kemaren cupen wkwkwkw

Anonymous said...

Ayuk ke sana lagi say!

Laila Rahmawati's Blog said...

ini siapa ta yg komen :D
yook ayookk kesanaa

arung jeram serayu said...

salam kenal
Bosan tempat wisata yang biasa-biasa saja atau kurang menantang? Mari rasakan sensasi wisata arung jeram di sungai serayu banjarnegara bersama kami Arung jeram serayu untuk informasi silahkan kunjungi website kami www.arungjeramserayu.com

pin:3135D400
telp : (0286) 5833313
mobile: +6285247097777